Variabel C++


Jenis-jenis Variable c++

Scope variable

Konsep dari scope variabel menentukan fungsi-fungsi yang mana saja yang mengenali variabel-variabel tertentu. Jika suatu fungsi mengenali suatu variabel maka variabel tersebut tersebut tampak oleh fungsi tersebut, maksudnya adalah scope variable digunakan untuk memenuhi kebutuhan manasaja yang dapat mengolah/memanipulasi suatu nilai dari variable.scope variable melindungi variable-variabel yang ada didalam suatu fungsi terhadap fungsi-fungsi lainnya. Jika suatu fungsi tidak perlu mengakses suatu variable maka fungsi tersebut harus dibuat supaya tidak dapat melihat atau mengubah variable tersebut.

Terdapat beberapa jenis variable yang sering digunakan antara lain adalah

Variable local

Suatu variable local han ya dapat dilihat dan dimodifikasi oleh fungsi dimana variable local tersebut didefinisikan sehingga scope dari variable local tersebut terlindungi.

Variabel local ditak dapat diubah atau dimanipulasi oleh fungsi yang lewat tehnik pemprograman biasa.

Variable local didefinisikan sesudah tanda kurung { didalam suatu blog.

Variable local adalah variable yang dideklarasikan didalam fungsi dan hanya dikenal oleh fungsi yang bersangkutan

Contoh pembuatan variable local

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream.h>

local();

main()

{

int a = 15; //pembuatan variable local pada fungsi main ( )

cout<<“Pemanggilan Variable Lokal ” <<endl;

cout<<“\nNilai didalam fungsi main()= “<<a;

local();

cout<<“\nNilai didalam fungsi main()= “<<a;

getch();

}

local()

{

int a =10; //pembuatan variable local pada fungsi local ( )

cout<<“\nNilai a didalam fungsi local() = “<<a;

}


Ket :

Pembuatan variable local dalam fungsi main tidak akan mempengaruhi nilai dari variable local yang dibuat didalam fungsi local begitu sebaliknya setiap perubahan nilai variable didalam fungsi local tidak akan berpengaruh didalam fungsi main

Variable global

Variable global dapat dilihat dan dirubah oleh seluruh fungsi. dalam program, variable global sangat berbahaya karena secara tidak sengaja terjadi perubahan nilai dalam suatu variable global maka akan berpengarung dengan nilai variable diseluruh

fungsi maka instruksi-instruksi didalam suatu fungsi otomatis akan terupdate dengan nilai variable yang sudah dieksekusi sehingga pemakaian variable global haruslah seminimal mungkin penggunaannya.

Contoh:

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream.h>

int a = 11;//pembuatan variable global dituliskan sebelum fungsi digunakan

local();

main()

{

cout<<“Pemanggilan Variable Global ” <<endl;

cout<<“\nNilai didalam fungsi main()= “<<a;

local();

cout<<“\nNilai didalam fungsi main()= “<<a;

getch();

}

local()

{

a+=25;

cout<<“\nNilai didalam fungsi lokal()= “<<a;

}

.Penggunaan fungsi, array dan penempatan scope variable

Contoh kasus

Contoh masukan

contoh keluaran

Variable

Buatlah sebuah fungsi masukan, keluaran dan garis

Tentukan variable global maupun local

Listing program

#include<stdio.h>

#include<conio>

#include<iostream>

long int tobay=0;

char napel[15];

masukan();

keluaran();

garis();

main()

{

masukan();

keluaran();

cout<<“Copyright by. Sopian Aji”;

getch();

}

masukan()

{

int i,banyak,kdpaket[10],jumbel[10];

long int harga[10],tohar[10],total[10];

char tujpaket[10][25];

cout<<“\t\tMr. Okem Travel’s”<<endl;

garis();

cout<<“Nama Pelanggan : “;gets(napel);

cout<<“Banyaknya Beli : “,cin>>banyak;

for (i=1;i<=banyak;i++)

{

cout<<“Data ke “<<i<<endl;

cout<<“Kode Paket : “;cin>>kdpaket[i];

if (kdpaket[i]==1)

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Bandung “);

harga[i]=700000;

}

else if (kdpaket[i]==2)

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Lombok “);

harga[i]=3000000;

}

else

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Bali “);

harga[i]=5000000;

}

cout<<“Tujuan Travel : “<<tujpaket[i]<<endl;

cout<<“Harga Paket : “<<harga[i]<<endl;

cout<<“Jumlah Beli : “;cin>>jumbel[i];

tohar[i]=jumbel[i]*harga[i];

cout<<“Total Harga : “<<tohar[i]<<endl;

tobay=tobay+tohar[i];

}

cout<<endl<<endl;

}

keluaran()

{

long int bayar,kembali;

clrscr();

cout<<“\t\tMr. Okem Travel’s”<<endl;

garis();

cout<<“Nama Pelanggan : “<<napel<<endl;

cout<<“Total Bayar : “<<tobay<<endl;

cout<<“Bayar : “;cin>>bayar;

kembali=bayar-tobay;

cout<<“Uang Kembali : “<<kembali<<endl;

garis();

cout<<“Terima Kasih Atas kepercayaan anda melakukan transaksi”<<endl;

}

garis()

{ cout<<“^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^”<<endl;

}

Penjelasan listing

#include<stdio.h>

#include<conio>

#include<iostream>

File header wajib digunakan untuk pendeklarasian suatu sintak yang asing atau tidak dikenal oleh bahasa C++

Pada pertemuan sebelumnya kita sudah membahas pembuatan file header untuk merefresh kebali saya akan membahasnya lagi

Jenis- jenis file header:

cut manipuonio.h : clrscr, getch, getche

iostream.h : cout, cin, endl

stdio.h : printf, scanf, puts

iomanip.h : setw, setprecision, setiosflags

keterangan file header:

conio ( consol input output )

iostream ( input output stream )

stdio ( standar input output )

iomanip ( input outplator )

pengertian kegunaan sintak yang didefinisakan file header :

clrscr : membersihkan layer

getch : fungsi keluaran atau penahan program

getche : berfungsi sama dengan getch

cout : fungsi keluaran pada iostream

cin : fungsi masukan pada iostream

endl : pindah baris, biasanya digunakan u/ cout

printf : fungsi keluaran pada stdio

scanf : fungsi masukan pada stdio

puts : fungsi keluaran string pada stdio

setw : mengatur lebar tampilan data

setprecision : mengatur jumlah digit pecahan yang diinginkan

setiosflags : mengatur atau mengontrol sejumlah tanda format, misalkan rata kiri, kanan,    huruf capital dll.

long int tobay=0;

char napel[15];

pembuatan variable global

delisting ini saya menentukan beberapa variable menjadi scope variable global itu dikarnakan adanya pemakaian variable bersangkutan yang digunakan di fungsi masukan dan fungsi keluaran

masukan();

keluaran();

garis();

Pembuatan prototype fungsi actual yang digunakan untuk memanggil fungsi formal yang berisikan pernyataan atau perintah.

main()

{

masukan();

keluaran();

cout<<“Copyright by. Sopian Aji”;

getch();

}

Pembuatan fungsi main()

Fungsi main() disebut juga dengan fungsi mutlak yang berguna untuk menjalankan perintah atau listing didalam program

isi dari fungsi main adalah

masukan(); //pemanggilan fungsi masukan

keluaran();//pemanggilan fungsi keluaran

cout<<“Copyright by. Sopian Aji”;//mencetak copyright

getch();//syntak keluaran untuk menahan suatu program

masukan()

{

int i,banyak,kdpaket[10],jumbel[10];

long int harga[10],tohar[10],total[10];

char tujpaket[10][25];

cout<<“\t\tMr. Okem Travel’s”<<endl;

garis();

cout<<“Nama Pelanggan : “;gets(napel);

cout<<“Banyaknya Beli : “,cin>>banyak;

for (i=1;i<=banyak;i++)

{

cout<<“Data ke “<<i<<endl;

cout<<“Kode Paket : “;cin>>kdpaket[i];

if (kdpaket[i]==1)

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Bandung “);

harga[i]=700000;

}

else if (kdpaket[i]==2)

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Lombok “);

harga[i]=3000000;

}

else

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Bali “);

harga[i]=5000000;

}

cout<<“Tujuan Travel : “<<tujpaket[i]<<endl;

cout<<“Harga Paket : “<<harga[i]<<endl;

cout<<“Jumlah Beli : “;cin>>jumbel[i];

tohar[i]=jumbel[i]*harga[i];

cout<<“Total Harga : “<<tohar[i]<<endl;

tobay=tobay+tohar[i];

}

cout<<endl<<endl;

}

Sebelumnya kita sudah membuat prototype fungsi actual maka selanjutnya adalah pembuatan fungsi formal difungsi formal ini kita akan membuat fungsi untuk masukan data dan nama fungsinya kita beri nama masukan()

Pada pertemuan sebelumnya sudah dijelaskan struktur pembuatan fungsi didalam program c++

Untuk mengingat kembali cara pembuatan fungsi didalam c++ maka saya akan menjelaskan kembali seperti berikut:

Struktur fungsi

Nama_fungsi(argument)

{

… pernyataan / perintah;

… pernyataan / perintah;

… pernyataan / perintah;

}

Keterangan :

Nama fungsi, boleh dituliskan secara bebas dengan ketentuan, tidak menggunakan spasi dan nama fungsi mempunyai arti sendiri

Argument, diletakkan diantara tanda kurung “ ( ) “ yang terletak dibelakang nama fungsi, argument boleh diisi dengan suatu data atau dibiarkan kosong

Perintah / pernyataan, diletakkan diantara kurung kurawal “ { } “

Berikut penjelasannya :

masukan() //pembuatan fungsi dengan nama fungsi adalah masukan

{

int i,banyak,kdpaket[10],jumbel[10]; //pembuatan variable lokal

long int harga[10],tohar[10],total[10]; //pembuatan variable lokal

char tujpaket[10][25]; //pembuatan variable lokal

//dalam pembuatan variable local diatas variable diatas merupakan suatu array

//isi dari fungsi masukan

cout<<“\t\tMr. Okem Travel’s”<<endl; //mencetak tampilan

garis(); //prototype fungsi actual berguna untuk pemanggilan disini kita akan memanggil fungsi garis

cout<<“Nama Pelanggan : “;gets(napel); //mencetak tampilan nama pelanggan dan membuat sebuah inputan dengan menggunakan syntak gets() yang disimpan divariabel napel

//syntak gets() adalah perintah masukan untuk menampung nilai variable bertipe data string dan memasukan nilai spasi didalam pem=nyimpanan nilai dalam variabelnya

cout<<“Banyaknya Beli : “,cin>>banyak; // membuat perintah inputan atau masukan dan disimpan didalam variable banyak

//variable banyak ini digunakan untuk acuan nilai dari perulangan array yang akan kita eksekusi

//selanjutnya adalah pembuatan perulangan untuk memasukan data didalam program

//untuk perulangan sedikit saya jelaskan kembali

//ada beberapa jenis perulangan berikkut penjelasannya

// Perulangan yang pertama adalah for. Bentuk umum pernyataan for sebagai berikut :

for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )

Bila pernyataan didalam for lebih dari satu maka pernyataan-pernyataan tersebut harus diletakan didalam tanda kurung.

for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )

{

pernyataan / perintah;

pernyataan / perintah;

pernyataan / perintah;

}

Keterangan:

* inisialisasi : nilai awal pada variabel

* syarat pengulangan : hal yang menentukan apakah suatu perulangan diteruskan atau                       dihentikan.

* pengubah nilai pencacah : pengatur nilai kenaikan atau penurunan nilai pencacah.

//Pernyataan perulangan do – while merupakan bentuk perulangan yang melaksanakan perulangan terlebih dahulu dan pengujian perulangan dilakukan dibelakang.

Bentuk umum perulangan do – while, sebagai berikut :

do

pernyataan / perintah ;

while ( syarat );

//Pernyataan perulangan while merupakan instruksi perulangan yang mirip dengan perulangan for. Bentuk perulangan while dikendalikan oleh syarat tertentu, yaitu perulangan akan terus dilaksanakan selama syarat tersebut terpenuhi.

Bentuk umum perulangan while, sebagai berikut :

while ( syarat )

Pernyataan / perintah ;

//diporgram yang du=ibuat sekarang kita menggunakan perulangan for

for (i=1;i<=banyak;i++) //diperulangan ini kita akan menberikan ( nilai 1 untuk i ; I akan melakukan banyaknya perulangan jika nilai I kurang atau sama dengan nilai banyak ; penaikan nilai i )

i adalah variable bebas yang digunakan untuk perulangan dengan tipe data int dan dibuat sebagai variable global

banyak adalah variable global juga dan pada syntak sebelumnya menjelaskan bahwa ada penginputan nilai di variable tersebut

{

cout<<“Data ke “<<i<<endl; //menampilkan nilai dari perulangan yang sedang berlangsung

cout<<“Kode Paket : “;cin>>kdpaket[i]; //mencetak tampilan kode paket dan membuat syntak inputan dengan syntak cin dengan mengirimkan nilai kedalam variable kdpaket yang mempunyi nilai array didalalamnya

if (kdpaket[i]==1) //penseleksian nilai yang terdapat didalam variable sesuai dengan array dari variable tersebut

//jika nilai variable kdpaket pada array bersangkutan memiliki nilai 1 maka akan mengeksekusi perintah selanjutnya yaitu akan men=ngit=rim nilai didalam variable tujpaket adalah Jakarta- bandung dan harga 700000

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Bandung “);

harga[i]=700000;

}

//jika kondisi pernyataan if diatas salah maka akan mengeksekusi kondisi if selanjutnya

else if (kdpaket[i]==2)

//selain itu jika nilai dari variable kdpaket = 2 maka akan mengeksekusi atau memberikan nilai pada tujpaket adalah Jakarta Lombok dan harga adalah 3000000

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Lombok “);

harga[i]=3000000;

}

//jika kondisi pernyataan if pertama dan yang kedua salah maka akan mengeksekusi kondisi terakhir

Else

//selain itu akan memberikan nilai pada variable tujpaket adalah Jakarta bali dan nilai dari variable harga adalah 5000000

{

strcpy(tujpaket[i],”Jakarta – Bali “);

harga[i]=5000000;

}

//selanjutnya adalah akan mencetak variable tujpaket dan harga yang sebelumnya telah dieksekusi diperintah percabangan if

cout<<“Tujuan Travel : “<<tujpaket[i]<<endl; //mencetak nilai variable tujpaket

cout<<“Harga Paket : “<<harga[i]<<endl; //mencetak nilai variable tujpaket

cout<<“Jumlah Beli : “;cin>>jumbel[i]; //mencetak nilai variable harga

tohar[i]=jumbel[i]*harga[i]; //proses penjumlahan tohar

cout<<“Total Harga : “<<tohar[i]<<endl; //mencetak nilai variable tohar

tobay=tobay+tohar[i]; //proses penjumlahan tobay

}

cout<<endl<<endl;

}

Setelah pembuatan fungsi masukan selanjutnya kita akan membuat fungsi keluarannya seperti berikut :

keluaran()

{

long int bayar,kembali;

clrscr();

cout<<“\t\tMr. Okem Travel’s”<<endl;

garis();

cout<<“Nama Pelanggan : “<<napel<<endl;

cout<<“Total Bayar : “<<tobay<<endl;

cout<<“Bayar : “;cin>>bayar;

kembali=bayar-tobay;

cout<<“Uang Kembali : “<<kembali<<endl;

garis();

cout<<“Terima Kasih Atas kepercayaan anda melakukan transaksi”<<endl;

}

keluaran() // pembuatan fungsi dengan nama fungsi keluaran

{

long int bayar,kembali; //pembuatan variable local didalam fungsi keluaran

//pembuatan variable ini dibuat karena variable tersebut hanya digunakan didalam fungsi keluaran saja

clrscr(); //syntak untuk membersihkan layar

cout<<“\t\tMr. Okem Travel’s”<<endl;

garis(); //pemanggilan fungsi garis

cout<<“Nama Pelanggan : “<<napel<<endl;

cout<<“Total Bayar : “<<tobay<<endl;

cout<<“Bayar : “;cin>>bayar;

kembali=bayar-tobay;//proses penjumlahan variable kembali

cout<<“Uang Kembali : “<<kembali<<endl;

garis();//pemanggilan fungsi garis

cout<<“Terima Kasih Atas kepercayaan anda melakukan transaksi”<<endl;

}

garis() //pembuatan fungsi dengan nama fungsi garis

{ cout<<“^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^”<<endl;

}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s