Processor


Kali ini saya akan memberikan sedikit pengetahuan tentang Processor:

This slideshow requires JavaScript.

Processor merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai pusat pengendali dan pengatur dari keseluruhan kegiatan pemrosesan data pada komputer.

Bagian – Bagian Dalam Processor

=>  Register

Bagian processor yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi dan berguna sebagai penampung sementara pada saat processor sedang memproses data. Secara spesifik, register menyimpan lokasi dimana instruksi akan diambil, menyimpan instruksi pada saat didekode, menyimpan data pada saat ALU memproses, dan serta menyimpan hasil perhitungan dari ALU. Register terdiri dari 16,32, dan 64 bit.

=>  ALU (Arithmetic Logic Unit)

Bagian processor yang digunakan untuk melakukan perhitungan dan operasi logika pada saat processor bekerja.

=> CU (Control Unit)

Berfungsi menerjemahkan instruksi menjadi perintah dan menjalankan perintah tersebut.

Jenis Processor

1. Intel

  • Pentium I, II,III (Slot 1, Socket 7, Socket 370)
  • Pentium IV terdiri dari beberapa generasi seperti:
  • Willamette (Socket 423), Northwood (Socket 478), Presscott (Socket 478 / LGA 775), Extreme Edition (Socket 478, High End), dan Celeron (Market Value)
  • · Pentium D (generasi dual core, LGA 775, Cache L2 2×1 MB)
  • · Celeron D (Market Value, Cache L2 256 KB, single core)
  • · Arsitektur Core Microarchitecture:
  • Pentium Dual Core (Market Value, LGA775, Cache L2 1 MB)
  • Core 2 Duo (Conroe) (LGA775, Cache L2 2MB-4MB)
  • Core 2 Extreme (LGA775, High End)
  • Core 2 Quad dan Core 2 Quad Extreme (Cache L2 2×4 MB)
  • Xeon (server)
  • Centrino dan Centrino Duo (platform mobile)

2. AMD

  • Duron Applebird dan Morgan (Socket A 462)
  • Athlon Palomino, Thunderbird, Throughbird, Barton (Socket A 462)
  • Sempron (Socket 754/AM2, Market Value, Cache L2 256 KB)
  • Athlon 64 (Socket 939/AM2, Cache L2 512 KB, HT hingga 2000 MT/s)
  • Athlon FX (Socket 940/AM2, High End)
  • Athlon 64 X2 (Socket 939/AM2, Cache L2 2×512KB – 2×1MB, HT 2000 MT/s)
  • Phenom (Socket AM2, Cache L2 4×1MB, HT hingga 5200 MT/s)
    Opteron (untuk server).

Teknologi Yang dimiliki Prosesor

Processor Intel

Teknologi yang dimiliki oleh processor intel saat ini antara lain:

1. Hyper Threading

Teknologi yang menggunakan lebih dari satu jalur thread dalam sebuah processor sehingga mempercepat pemrosesan data, karena seolah-olah system dikerjakan oleh lebih dari satu processor.

2. Intel Extended Memory 64 Technology (Intel EMT64)

Teknologi untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit.

3. Execute Disable Bit (xD Bit)

Teknologi yang memungkinkan processor untuk mengenali data-data yang mengandung virus dan sejenisnya lalu memindahkannya ke buffer overflow sehingga tidak akan di eksekusi oleh processor.

4. Enhanced Intel Speedstep Technology (EIST)

Voltase dan frekuensi prosesor disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi sehingga penggunaan power dan suhu dapat berkurang (fitur ini mulai terdapat pada intel prosesor 820 untuk desktop dan centrino untuk mobile).

5. Teknologi pada Core Microarchitecture

Teknologi yang awalnya untuk mengoptimalkan dan mengefisienkan konsumsi power. Inovasi teknologi ini diantaranya:

  1. Intel Wide Dynamic Execution
  2. Intel Intelligent Power Capability
  3. Intel Advanced Smart Cache
  4. Intel Advanced Smart Memory Access
  5. Intel Advanced Digital Media Boost

6. Intel QuickPath Technology

Teknologi pengganti FSB, dimana dapat mengurangi bottleneck pada bus, dengan akses cepat dengan jalur point-to-point.

7. High K Process Technology

Untuk mengembangkan hukum moore (Moore’s Law), intel menggunakan material baru pada transistornya yang digabungkan dengan gerbang dielektrik high-k dan gerbang metal. Teknologi ini dapat meningkatkan kecepatan “switch” pada transistor dan membantu mengurangi konsumsi daya.

Processor AMD

Teknologi yang dimiliki oleh processor AMD saat ini antara lain:

1. Hyper Transport

Teknologi penggandaan bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat.

2. AMD64 Technology

Teknologi untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit.

3. Enhanced Virus Protection (EVP)

Teknologi yang memungkinkan processor untuk mengenali virus dan sejenisnya sehingga eksekusi terhadap data tersebut tidak akan dilanjutkan oleh processor.

4. Cool’n’Quiet

Peningkatan kinerja processor sering meningkatkan konsumsi power dan kebisingan. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan.

5. Independent Dynamic Core Technology

Memungkinkan pengurangan kecepatan frekuensi processor secara individu, sehingga kecepatan processor pada tiap core bisa berbeda. Hal ini memungkinkan pengaturan level power dan meminimalkan konsumsi daya secara keseluruhan.

6. AMD CoolCore Technology

Teknologi ini dapat menentukan bagian tertentu yang dibutuhkan oleh aplikasi, dan mengurangi atau mematikan daya pada bagian transistor untuk mengurangi konsumsi daya dan mengurangi panas yang dihasilkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s